MPASI Terbaik, Milna Bubur Bayi Organik

milna bubur bayi organik

Milna Bubur Bayi Organik

MPASI Terbaik untuk Si Kecil ? Milna Bubur Bayi Organik.
Milna Bubur Bayi Organik terbuat dari bahan organik pilihan dan kandungan gizinya sudah diformulasikan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia untuk Makanan Pendamping ASI (MPSI) sehingga memiliki kandungan gizi lengkap dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil. Milna Bubur Bayi Organik mengandung 95% Bahan Organik berkualitas yang telah tersertifikasi resmi, sesuai dengan persyaratan BPOM. Organik berarti berasal dari alam dan diproses secara alami, sistem pertanian organik tidak menggunakan bahan-bahan kimia sintetis seperti pestisida, pupuk kimia, hormon, sehingga membantu menjaga kelestarian alam. Di pabrik, bahan-bahan organik tersebut diproses secara higienis dan alami tanpa menggunakan bahan pengawet.

MPASI diperlukan oleh Si Kecil untuk tumbuh kembangnya, hal ini bukan berarti nutrisi yang terkandung pada ASI kurang. Semakin bertambah usia Si Kecil semakin membutuhkan nutrisi lebih banyak untuk tumbuh kembangnya. Selain pemberian ASI sebagai makanan utama pada Si Kecil sampai berusia 2 tahun, Bunda dapat memberikan MPASI terbaik untuk Si Kecil setelah berusia 6 bulan. Pada saat Si Kecil sudah mulai memasuki 6 bulan, MPASI dibutuhkan supaya selanjutnya Si Kecil bisa menyesuaikan diri dengan jenis-jenis makanan lain yang lebih padat. MPASI untuk Si Kecil yang sudah berusia 6 bulan dapat diberikan dalam bentuk bubur bayi karena sistem pencernaan Si Kecil masih belum optimal. Saat mengonsumsi buah pun pasti buahnya dilembutkan terlebih dahulu supaya mudah ditelan dan dicerna oleh Si Kecil.

Komposisi Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk Si Kecil pun sangat penting, hal ini perlu diperhatikan agar kesehatan serta tumbuh kembang Si Kecil bisa optimal. Komposisi MPASI Terbaik untuk Si Kecil bisa didapatkan dari bahan-bahan organik. Bahan makanan organik memiliki tingkat pestisida dan bakteri yang resistan terhadap obat lebih rendah dari non organik, hal itu sangat penting bagi Si Kecil karena tubuhnya lebih rentan terhadap bahan kimia.

Bubur Bayi Organik

Bubur Bayi Organik

Bunda dapat meracik sendiri bahan-bahan pembuat bubur bayi organik tersebut dari banyak literatur yang ada. Namun, bila Bunda masih kesulitan membuat bubur bayi organik sendiri, Bunda dapat memilih Milna Bubur Bayi Organik. Nutrisi yang terkandung pada Milna Bubur Bayi Organik, lengkap dan seimbang, diantaranya : tinggi protein, tinggi serat, Omega 3 dan Omega 6, tinggi Zat Besi, 12 vitamin, dan 8 mineral.

Porsi pemberian MPASI untuk Si Kecil pun disarankan dimulai dengan porsi kurang lebih 1 sendok makan per sekali makan untuk rasa tertentu terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar Si Kecil dapat mengenal rasa dengan baik dan meminimalkan risiko alergi pada jenis makanan tertentu.

Saat Si Kecil pertama kali diperkenalkan dengan makanan semi padat (MPASI), sebaiknya mulailah dengan memperkenalkan Si Kecil dengan satu rasa (single flavor) terlebih dahulu agar Si Kecil dapat mengenal rasa dengan baik dan meminimalkan risiko alergi pada jenis makanan tertentu.

Nah… untuk Milna Bubur Bayi Organik tersedia dalam 2 pilihan single flavor (Beras Merah & Kacang Hijau) yang lezat dan tidak berpotensi menimbulkan alergi pada bayi. Berikan Milna Bubur Bayi Organik 2x sehari untuk awal petualangan makan Si Kecil yang menyenangkan.

Milna Bubur Bayi Organik

Milna Bubur Bayi Organik

Sebelum Si Kecil dapat makan dalam jumlah normal, hendaknya tetap diberikan ASI, baru setelah mulai dapat makan dalam jumlah normal, asupan ASI mulai dikurangi sedikit demi sedikit. Sebaiknya meningkatkan jumlah asupan makanan selain ASI dilakukan perlahan, jangan tiba-tiba dalam jumlah banyak, agar pencernaannya mampu beradaptasi dengan baik. Si Kecil juga seringkali sulit untuk disuapi, tapi seperti itulah normalnya, mungkin Si Kecil sudah merasa kenyang dengan makanan barunya, jangan dipaksa jika Si Kecil menolaknya.

Donat Kentang “Menul-Menul” dan “Anti Mainstream”

Arial: 26w3d

Bulan november ini saya lagi suka posting, nampaknya.. Yang biasanya blog dibiarin berjamur, kali ini tiap ada momen bersejarah bawaannya pengen cepet2 posting ­čśÇ
Dan hari sabtu kemarin disaat jualan lagi sepi kiriman, pengen banget bikin kue yang bisa tahan lama dengan cara bikin nggak ribet. Kuenya harus tahan lama alias betah disimpen di kulkas sampai berhari-berhari. Secara saya Arial tiap pagi bawaannya kembung kl nggak ada cemilan yang masuk perut.. Dan pilihan itu jatuh pada “Donat Kentang”. Resepnya ambil dari Mbak Endang JTT.

Donat Kentang
Ternyata gampang banget bikinnya. Hasilnya juga sangat baguuuss dan memuaskan bagi saya yang baru kali ini nyoba bikin kudapan. Asalkan sesuai dengan resep yang ditulis ahlinya yaa!

Belanja punya belanja bahan, dengan resep 500 gram tepung biayanya cuma 36ribu rupiah saja bu-ibu.. Itu juga sudah jadi 23 biji donat (dengan pembagian adonan @ 50gram).  Sampai dengan tulisan ini diposting, donatnya masih bagus2 saja di dalam kulkas. rasanya masih tetep empuk dan renyah.. Kemarin semua adonan saya goreng. Untuk disimpan di dalam kulkas, saya goreng sekedarnya saja, supaya raginya mati. Kalau disimpan dalam kondisi mentah takutnya ragi akan terus berfermentasi, sehingga rasanya jadi asem. Tar kalau pengen yang anget, tinggal goreng bentar aja.. Dan siaplah donat kentangnya dinikmati. ^.^

Ini dia resep asli dari JTT:

*****
Bahan:

– 500 gram tepung terigu protein tinggi (misal: Cakra Kembar dari Bogasari)
– 50 gram susu bubuk
– 11 gram ragi instant
– 200 gram kentang
– 50 – 100 ml air dingin
– 100 gram gula pasir
– 75 gram mentega
– 1/2 sendok teh garam
– 2 butir telur, kocok lepas (resep asli 4 butir kuning telur)
Cara membuat:
Kupas kentang, potong-potong dan kukus hingga empuk dan matang. Haluskan dengan menggunakan blender. Dinginkan.
Siapkan mangkuk besar, masukkan bahan kering (tepung terigu, gula pasir, ragi instan, susu bubuk), aduk hingga benar-benar rata. Masukkan kentang halus, air dan telur kocok, uleni adonan hingga rata dan agak kalis. Masukkan mentega dan garam. Uleni adonan hingga benar-benar kalis. Taburi tepung sedikit demi sedikit jika adonan dirasa terlalu basah.
Jika adonan telah kalis, ditandai dengan adonan kenyal, elastis, smooth dan mudah dibentuk sesuka kita tanpa lengket sama sekali. Bentuk adonan menjadi bola besar, lumuri permukaan wadah dengan minyak goreng, letakkan adonan dan tutup wadah dengan kain lap bersih. Istirahatkan adonan hingga adonan mengembang 2 kali lipat.
Kempiskan adonan, uleni sekali lagi + 5 menit, kemudian bagi adonan masing-masing dengan berat 50 gram. Bulatkan masing-masing adonan dengan menggelindingkannya pada kedua telapak tangan kita hingga permukaannya licin dan halus. Tata bulatan-bulatan adonan pada loyang yang telah ditaburi tepung, tutup dengan kain bersih dan istirahatkan kembali hingga mengembang 2 kali lipat.
Cetak adonan menggunakan cetakan donat, atau anda bisa menggunakan jari tangan anda untuk membuat lubang di tengah adonan.
Goreng adonan yang telah dicetak dengan minyak yang banyak, gunakan api kecil agar adonan mengembang dengan baik dan tidak cepat gosong. Matikan api jika minyak terlalu panas. Minyak yang terlalu panas akan membuat donat tidak mekar sempurna.
Tiriskan donat dan serap kelebihan minyak dengan tissue dapur. Taburi donat dengan gula halus jika suka. Enjoy!
*****
Oiya, dari resep diatas, yang saya lakukan sedikit berbeda cuma proses penghancuran kentang (saya pakai uleg-uleg) dan proses pencetakan. Saya cetak pake tangan. Nggak punya cetakan sih.. hehehee..
Istimewanya donat ‘percobaaan ini’ kita kerjakan bertiga. dengan membagi adonan menjadi┬á2 .. 1 bagian untuk Kunk, satu bagian untuk saya dan Arial. Kunk cukup antusias buat main2in adonannya.. katanya kayak mainan Play Doh!
Dan jadilah versi “Donat Anti Mainstream” a la Kunk. dan “Donat Menul-Menul a la Ibu & Arial”.

Belanja Peralatan New Born (I)

Waktu nulis postingan ini uk 26w2d.

baju bayi

baju bayi

Kali ini mau sedikit cerita tentang belanja peralatan bayi baru lahir. Untuk calon ibu baru seperti saya ini, susah ya bayangin printilan apa-apa saja yang dibutuhkan bayi baru lahir.  Karena saya juga anak pertama, otomatis nggak dapat lungsuran (warisan turun temurun) dari kakak yg punya bayi.. So, untuk kali ini saya pasrahkan saja sama Maknyak (biasanya kl sedang guyon, saya manggil ibu saya begitu).

daftar peralatan/perlengkapan bayi baru lahir

daftar peralatan/perlengkapan bayi baru lahir

Sehari setelah ritual tingkep (7 bulanan), langsung dah saya minta maknyak nemenin belanja-blanja.. Udah nggak sabar pengen beli perkakas mungil buat Arial ­čśÇ Fyi, di daerah saya pamali katanya kl belum 7 bulan udah beli-beli perkakas bayi.

Selepas maghrib, kompak berlima: saya, adik, suami, maknyak dan bapak meluncur ke toko bayi. Lama juga belanjanya. Hampir 2 jam lhooh.. Secara barangnya lucu2 belum selesai liat ini, mata udah tertarik pegang barang lain.. Hahhaha..

Ringkasnya, ini dia beberapa yang berhasil di beli:

  1. Atasan lengan panjang 2
  2. Atasan lengan pendek 3
  3. Celana pendek 5
  4. Sarung tangan+kaki 3 set
  5. Popok kain 12
  6. Bedong 6
  7. Perlak 1
  8. Handuk 2
  9. Waslap 2
  10. Timal (alas ompol yg garis2 warna-warni) 5
  11. Selimut 1
  12. Kasur bayi (lengkap dengan bantal peyang, guling, kerodong+musik) 1
  13. Gurita untuk ibu 6
  14. Gurita untuk bayi 6
  15. Tempat bedak 1
  16. Lemari plastik 5 susun
  17. Bak Mandi
  18. Kotak serbaguna

Beberapa item yang lebih dari 1 kita beli dari beberapa merk.. Biar motifnya bervariasi.
Sengaja baju & celana belum beli banyak. Kata maknyak nanti liat ukuran Arial. Sayang kan, kl udah beli banyak trus nggak kepake lama.. Kebetulan anak sepupu saya cepet gedhe.. Karena di awal udah beli baju banyak,nggak kepake deh bajunya gara-gara kekecilan duluan ­čśÇ

Sementara belanja segini dulu, nabung dulu buat belanja peralatan new born jilid II ­čśÇ

** Belum sempat foto2, next kalo pulang kampung difotoin.. InshaAllah ­čÖé